Tolak Tawaran Jokowi ke Asmat, BEM UI: Kami Akan Gunakan Uang Sendiri Berangkat ke Asmat

Tolak Tawaran Jokowi ke Asmat, BEM UI: Kami Akan Gunakan Uang Sendiri Berangkat ke Asmat
Tolak Tawaran Jokowi ke Asmat, BEM UI: Kami Akan Gunakan Uang Sendiri Berangkat ke Asmat

Kabarsatu- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menolak tawaran Presiden Jokowi untuk dikirim ke Asmat, Papua.

“Kami akan menggunakan uang kami sendiri untuk berangkat ke Asmat,” kata Ketua BEM UI Zaadit Taqwa kepada media, Selasa (6/2).

Zaadit beralasan ia tidak ingin uang negara hanya digunakan untuk memberangkatkan mahasiswa ke Papua.

“Sebaiknya uang yang bakal dialokasikan untuk pemberangkatan mahasiswa ke Asmat dialihkan ke hal lain yang bisa mempercepat perbaikan kondisi di Asmat,” ujarnya.

Dijelaskan juga oleh Zaadit bahwa BEM UI bersama BEM Fakultas se UI sedang menggalang dana lewat situs di internet. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat Asmat dan pemberangkatan Mahasiswa.

“Kita ingin berangkat pakai jalan mahasiswa. Melalui fundraising, kami mengumpulkan donasi pemberangkatan,” katanya.

Dari pantauan SERUJI di situs dengan alamat kitabisa.com/donasiasmat, Zaadit telah memulai kampanye untuk penggalangan dana sejak Senin (5/2) sampai 40 hari kedepan. Kampanye tersebut diberi nama “Anak dan Ibu Suku Asmat adalah Kita”. Hingga berita ini diterbitkan telah terkumpul Rp 46.754.900,-.

Sebelumnya diberitakan Presiden Jokowi usai menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, Situbundo, Jawa Timur, mengatakan akan mengirim BEM UI ke Asmat.

“Mungkin nanti ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI ya,” kata Presiden, Sabtu (3/2).

Hal itu disampaikan Presiden terkait dengan “kartu kuning” yang diacungkan BEM UI kepada Presiden saat menghadiri Dies Natalis UI pada Jumat (2/2). ()

sumber:seruji.com
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.