Tiba di Merauke, 100 Ton Bantuan ACT Untuk Korban Gizi Buruk Menuju Asmat

Tiba di Merauke, 100 Ton Bantuan ACT Untuk Korban Gizi Buruk Menuju Asmat
Tiba di Merauke, 100 Ton Bantuan ACT Untuk Korban Gizi Buruk Menuju Asmat

Kabarsatu- Kapal kemanusiaan (KK) untuk korban wabah Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak tiba di Merauke, Papua, Sabtu (3/2) pagi. Kapal yang berisikan 100 ton bantuan beras, logistik lainnnya, dan obat medis itu bertolak ke Kabuapten Asmat yang diangkut dengan 10 truk. Masing-masing truk berisikan 10 ton beras.

GM Media Network Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia Lukman Aziz Kurniawan mengatakan, KK diberangkatkan pada pukul 10.00 WIT menuju Kabupaten Asmat. Setiap truk mengangkut 10 ton beras.

"Satu truk mengangkut 10 ton beras, jadi total 10 truk itu ada 100 ton beras," kata Lukman di Jalan Raya Mandala, Marauke.

100 ton bantuan pangan yang diangkut dengan truk itu nantinya melanjutkan perjalanan dengan kapal menuju Pelabuhan Asmat selama tiga hari. Setiba di sana, bantuan langsung diterima oleh pemerintah daerah setempat.

"Perjalanan tiga hari sampai ke Asmat. Kita undangannya ke Bupati, tapi mungkin nanti digantikan wakil atau sekretaris daerah, soalnya bupatinya ada acara," pungkasnya.

Diketahui, KLB wabah campak dan gizi buruk menimpa masyarakat Papua khususnya menyerang 23 distrik di Kabupaten Asmat. Hingga kini terdapat 70 orang korban jiwa meninggal dunia.

Sejumlah bantuan terus dikirimkan pemerintah dan pihak relawan lainnya, termasuk dari bantuan dari ACT. ACT menyalurkan 100 ton beras, bantuan medis, tenaga medis, dan logistik lainnya dengan Kapal Kemanusiaan (KK) menuju Papua.(aya/jpg)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.