LSI: Mayoritas Responden Ingin Presiden Selain Jokowi

LSI: Mayoritas Responden Ingin Presiden Selain Jokowi
LSI: Mayoritas Responden Ingin Presiden Selain Jokowi

Kabarsatu- Survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan 41,20 persen responden memilih calon presiden selain Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Data tersebut didapatkan lewat survei terhadap 1.200 responden pada 7-14 Januari 2018. Jokowi dalam survei tersebut hanya memiliki elektabilitas 48,50 persen meski berstatus petahana. Idealnya, menurut LSI Denny JA, petahana maju dengan elektabilitas lebih dari 50 persen.

"Sebagai petahana, itu suatu angka yang tidak terlalu ideal. Angka pemilih secara umum juga melirik capres lain," ujar Peneliti LSI Adjie Alfaraby pada jumpa pers di Jakarta, Jumat (2/1).

Dalam survei tersebut, ada empat nama kompetitor potensial Jokowi yakni Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Gatot Nurmantyo.

Keempat nama itu dinilai berdasarkan popularitas di masyarakat.

Nama Prabowo masih menjadi calon paling potensial sebagai penantang Jokowi. Ketua Umum Gerindra ini dikenal oleh 92,5 persen masyarakat Indonesia.

Faktor ketokohan dan Pilpres 2014, kata Adjie, membuat Prabowo masih ada di jajaran teratas penantang Jokowi. Adjie menyampaikan sangat mungkin terjadi laga ulang antara Jokowi dan Prabowo di 2019.

Di bawah Prabowo, ada dua nama baru yaitu AHY dan Anies. AHY memiliki popularitas 71,2 persen, sedangkan Anies 76,7 persen.

Kedua nama ini muncul setelah Pilkada DKI Jakarta 2017. Efek helatan itu, tutur Adjie, meningkatkan popularitas AHY dan Anies secara pesat.

"Popularitas mereka meroket, dari sebelumnya tidak dikenal publik hingga melampaui popularitas ketua-ketua partai dan tokoh-tokoh yang sudah muncul sebelumnya," katanya.

Calon lain adalah mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Beberapa momentum keagamaan, sebut Adjie, membuat popularitas Gatot meningkat. (aya/cnn)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.