Sudah 50 Orang Tewas Dalam Aksi Massal Anti Pemerintah di Iran

Sudah 50 Orang Tewas Dalam Aksi Massal Anti Pemerintah di Iran
Sudah 50 Orang Tewas Dalam Aksi Massal Anti Pemerintah di Iran

Kabarsatu- Oposisi Iran mengumumkan bahwa 50 pemrotes telah dibunuh oleh pasukan keamanan saat demonstrasi anti rezim berlanjut untuk hari kesembilan di negara tersebut. Selain itu sebanyak 3.000 pemrotes telah ditangkap.

Aktivis mengatakan bahwa bentrokan meletus antara demonstran dan pasukan keamanan di kota Kashan. Langkah-langkah keamanan yang ketat diterapkan di alun-alun revolusi di Teheran pusat. Sementara aktivis lain berbicara tentang tindakan keras diambil di kota Shiraz.

Video yang diposkan di media sosial menunjukkan 50.000 pemrotes di sebuah stadion di Tabriz melantunkan penindasan pihak berwenang terhadap para demonstran seperti dikutip Asharq al-Awsat, Sabtu (6/1/2018).

Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) tengah mengadakan pertemuan darurat atas situasi di Iran. Pertemuan darurat ini dilakukan atas permintaan Amerika Serikat (AS).

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley memperingatkan sebelum pertemuan bahwa situasi di Iran dapat meningkat menjadi konflik yang serupa dengan yang terjadi di Suriah.

Saat pertemuan, Haley mengatakan bahwa dunia internasional menyaksikan apa yang dilakukan Iran terhadap aksi demonstrasi itu. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat internasional tidak dapat membiarkan Iran menyembunyikan pesan pemrotes, terutama dengan menghalangi beberapa platform media sosial.

Namun, Duta besar Prancis untuk PBB Francois Delattre secara implisit mengkritik pertemuan tersebut. Menurutnya aksi demonstrasi di Iran tidak membahayakan keamanan dunia internasional.(aya/sin)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.