Lecehkan Islam, Dua Stand-up Comedy Joshua dan GE Pamungkas Dilaporkan ke Polisi

Lecehkan Islam, Dua Stand-up Comedy Joshua dan GE Pamungkas Dilaporkan ke Polisi
Lecehkan Islam, Dua Stand-up Comedy Joshua dan GE Pamungkas Dilaporkan ke Polisi

Kabarsatu- Lama tak muncul, kini mantan penyanyi cilik era 90-an Joshua Suherman menjadi sorotan. Hal ini, lantaran saat membawakan materi stand-up comedy, dirinya dianggap menghina Islam.

Berita ini muncul semalam dalam akun gosip @ratu_nyinyiir yang me-repost unggahan dari akun @muslim.fact, Sabtu 6 Januari 2018. Dalam unggahan selama beberapa detik tersebut, Jojo sapaannya, membawakan materi stand-up comedy yang menyinggung mengapa mantan personel Cherybelle, Anisa lebih eksis dibandingkan dengan leader grup tersebut, Cherly Juno.

Dalam materi lawakannya, dia menjelaskan, mengapa Anisa lebih terkenal dibandingkan dengan Cherly, tak lain karena agama yang dianut oleh Anisa. Berikut ini, kalimat selengkapnya.

"Semuanya Anisa, Anisa, Anisa ya kan? Padahal skill-nya tipis-tipis, nyanyi tipis, nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che, Islam," ujarnya dalam video tersebut.

Sontak materi lawakan yang dibawakan penyanyi diobok-obok itu langsung mendapat sambutan tawa dari penonton. Salah satu peserta stand up comedy lainnya yang ada di belakangnya pun sontak langsung berkata, "Allahhu Akbar".

Joshua pun kembali melanjutkan pembicaraannya.

"Karena di Indonesia ini ada satu hal yang dengan hal sebesar apapun, mayoritas," tuturnya.

Ujarannya itu pun sontak direspons negatif oleh warganet. "Pengen terkenal kayak kecil dulu@jojosuherman? Mending lagu obok obok lu nyanyi ulang, daripada lu melawak pake nyinggung agama orangg. Lucu kagak, terhina iya," tulis salah satu warganet.

"Enggak lucu," sambung yang lain dan, "Fuck @jojosuherman," ujar lainnya.

Semoga Allah menjadikan mulut kita bisa berbicara setiap apa yang keluar darinya bermanfaat _ 📹 : @fuadbakh Bârokallâhu fîk : Ust. Zulkifli Muhammad Ali, Lc, MA _ Seorang penyair terkenal, Abul-Fath Al-Busti rahimahullah pernah mengatakan: . "Berikanlah istirahat pada tabiat kerasmu yang serius dirilekskan dulu dan hiasilah dengan sedikit canda, tetapi jika engkau berikan canda kepadanya, jadikanlah ia seperti kadar engkau memasukkan garam pada makanan". . (Adabud-Dunya wad-Din hal. 319 dan Al-Bidayah wan-Nihayah (XI/316) _ Layaknya makanan, apabila tidak diberi garam maka dia akan terasa hambar. Akan tetapi, jika terlalu banyak diberikan garam, maka tidak akan enak untuk dimakan. Sesuatu yang berlebih-lebihan, kebanyakan akan membawa dampak buruk. Sama halnya dengan bercanda dan tertawa. Apabila terlalu sering bercanda dan tertawa, maka akan mengakibatkan banyak keburukan bahkan mematikan hati, melalaikan diri mengingat mati dan mengingat Allah Subhanahu wata'ala. Apalagi ngelawaknya bawa-bawa SARA (Agama Islam). 👎 _ #dakwahislam #komika #gaklucu #gepamungkas #joshua #joshuasuherman #jojo #fuadbakh #standupcomedy #suca #lawak #lucu #humor
A post shared by GEUNEUPBEULAS | PHOTOGRAPHY (@geuneupbeulas) on


Selain Jojo, stand up comedy lainnya, Ge Pamungkas berdasarkan video yang beredar di media sosial juga diduga melecehkan agam Islam dan Gubernur DKI Jakarta.

"Dulu nih, Jakarta banjir. Apa coba itu, weh, netizen itu, ini gara-gara (Ahok). Giliran banjir yang terjadi saat ini, ini adalah cobaan dari Allah SWT," ujarnya.

Dia pun mengutip sebuah ayat yang berbunyi, "Sesungguhnya Allah memberikan cobaan terhadap hamba yang dicintaNya. Cintai apaan?" ujarnya.

@jojosuherman || akan saya tekankan sekali lagi untuk para komika atau siapapun anda,jangan dan jangan pernah membawa atau menjadikan agama Islam kami,Allah Tuhan kami,Para Nabi dan Rasul Kami,Al Qur'an kitab kami,serta para ulama pewaris nabi sebagai bahan atau materi candaan kalian. Jangan pernah Seharusnya kalian lebih tau bagaimana cara mainnya Buat kalian yang bilang,ah ini sepele..ini masalah kecil.. kurang piknik kalian...kalian ga tau kalimat sarkas..n blaa.. blaa Jangan lupa,segala sesuatu yang besar itu dimulai dari yang kecil,dosa yang kalian anggap atau bahkan yang tidak termasuk dalam perhitungan kalian bisa bisa yang malah menjerumuskan kalian Dan satu lagi yang selalu berdalih bahwa ini kalimat sarkas atau sindiran.. harus kalian ketahui Allah menurunkan Agama Islam bukan untuk dijadikan bahan sindiran @muslim.fact #muslimharustahu #pangeranbetawie
A post shared by PangeranBetawie ❤ || elda (@muslim.fact) on


Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) akan melaporkan komika Joshua Suherman ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Selasa (9/1). Mantan penyanyi cilik era 1990-an itu diduga melecehkan agama Islam saat membawakan materi stand up comedy.

Ketua FUIB Rahmat Himran menyebut materi lawakan yang dianggap melecehkan agama adalah saat Joshua membandingkan popularitas Anisa Rahma, mantan personel Cherrybelle.

"Dia bilang alasan kenapa Anisa lebih unggul adalah karena Islam. Terus teriak mayoritas tidak bisa dikalahlan di negeri ini," kata Rahmat saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (8/1).

Joshua menyebut Anisa lebih terkenal dibandingkan Cherly Juno, personel Cherrybelle, karena perbedaan agama yang dianut mereka.

Joshua mengatakan, keduanya memiliki talenta dan kecantikan yang relatif sama. Namun, popularitas Anisa lebih unggul dan ditunggu penggemar daripada Cherly. Alasannya adalah Anis beragama Islam, sedangkan Cherly tidak.

"Zaman dulu, semua mata tertuju pada Anisa. Semuanya Anisa. Padahal skill nyanyi tipis-tipis, skill nge-dance tipis, cantik relatif, ya kan? Gue mikir kenapa Anisa selalu unggul dari pada Cherly, ah sekarang gue ketemu jawabannya. Makanya Che (Cherly), Islam," kata Joshua sebagaimana terekam dalam video yang diunggah di Youtube.

Rahmat mengetahui dugaan penistaan ini dari aduan rekannya pada Sabtu (6/1) lalu. Ia langsung berdiskusi dengan pengurus FUIB dan berencana melaporlannya esok hari. Pihaknya berharap dengan pelaporan ini, tidak akan ada lagi pihak yang melakukan penistaan terhadap agama.



"Hidup di Indonesia penuh dengan makna Pancasila. Saling menghargai sesama agama," Rahmat berharap.

Kata Rahmat, FUIB akan melaporkan Joshua Suherman dengan jerat pasal 156 huruf a KUHP tentang penistaan agama. Namun mereka terbuka jika ada tambahan pasal setelah berbincang dengan kepolisian di Bareskrim Polri.(aya/viva/cnnindonesia)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.