Rabu NasDem Deklarasikan Pelaku Ujaran Kebencian Viktor sebagai Cagub NTT

Rabu NasDem Deklarasikan Pelaku Ujaran Kebencian Viktor sebagai Cagub NTT
Rabu NasDem Deklarasikan Pelaku Ujaran Kebencian Viktor sebagai Cagub NTT

Kabarsatu- Partai NasDem akan mendeklarasikan dukungannya kepada Viktor Laiskodat untuk maju dalam Pilgub Nusa Tenggara Timur (NTT). Viktor akan berpasangan dengan politikus senior Golkar Josep NaiSoi.

"Betul, cagub NTT Viktor B Laiskodat, cawagub Josep NaiSoi (politikus senior Golkar). Akan dideklarasikan pada 20 Desember 2017 di lapangan Lasitarda Lasiana Kupang," kata Sekjen NasDem Johnny G Plate melalu pesan singkat, Senin (18/12/2017) seperti dikutip dari detik.com

Johnny menyebutkan NasDem bersama Golkar dan Hanura dalam mengusung Viktor-Josep. Jumlah kursi pun telah melebihi dari syarat minimal.

 "Didukung NasDem, Hanura, dan Golkar (24 kursi DPRD dengan syarat minimal 13 kursi DPRD)," lanjutnya.

Pada rapat pleno DPD I dan DPD II Partai Golkar NTT memutuskan mendukung bakal calon gubernur dan wakil gubernur Viktor Laiskodat dan Josep Naisoi pada Pilgub NTT 2018.

Perlu diketahui bahwa Viktor Laiskodat merupakan kader Nasdem yang terlibat kasus Ujran kebencian tehadap Golongan , Ras dan agama.

Viktor juga dengan sengaja menghujat ajaran Islam tentang Khilafah dan menistakannya sebagai ajaran Ekstrim dan radikal. Viktor juga telah memfitnah Islam dan melakukan kampanye politik kotor agar masyarakat tidak memilih Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Selain itu, lanjutnya, Viktor juga telah melakukan aksi provokatif untuk mengajak masyarakat memusuhi semua umat Islam. Dengan demikian, telah jelas bahwa Viktor melanggar hukum dan etika dengan menista ajaran Islam, memfitnah khilafah Islamiyyah, menebar kebencian antar umat beragama, mengadu domba anak bangsa, dan mengancam pembantaian umat Islam. Untuk itu, Viktor layak untuk dipecat dari DPR.

Pernyataan ujaran kebencian, provokator yang dilakukan Viktor yang merupakan kader partai pendukung pemerintahan Jokowi ini sudah dilaporkan oleh beberapa pelapor maupun oleh partai PAN,Gerindra dan PKS, namun kasus ujaran kebencian dan provokor oleh Viktor tidak ada kejelasn hukumnya hingga saat ini.  (aya/detik/sindonews)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.