Janji Era Gubernur Jokowi Bangun Terowongan Atasi Macet dan Banjir, Kini Dibangun Anies

Janji Era Gubernur Jokowi Bangun Terowongan Atasi Macet dan Banjir, Kini Dibangun Anies
Janji Era Gubernur Jokowi Bangun Terowongan Atasi Macet dan Banjir, Kini Dibangun Anies

Kabarsatu- PT Antaredja Mulia Jaya telah menyelesaikan kajian pembangunan Jakarta Integrated Tunnel (JIT) yang sudah digagas sejak era Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Proyek tersebut sudah disampaikan ke Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan pembangunannya dipastikan akan dilakukan pertengahan tahun 2018.

"Hari ini kami menghadap Pak Sandiaga untuk melaporkan perkembangan apa yang sudah kami rencanakan 2-3 tahun lalu. Masyarakat Jakarta menunggu apa solusi banjir dan kemacetan untuk Jakarta. Hari ini kami sudah tuntaskan tugas dari Pemprov DKI untuk menuntaskan studi kelayakan dan membuat kajian cepat dengan Kementerian PU," ujar Komisaris Utama PT Antaredja Mulia Jaya, Wibisono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (20/12/2017).

Wibi menjelaskan, JIT akan dibangun di bawah tanah dengan kedalaman sekitar 15 meter. Terdapat semacam terowongan dengan diameter 11 meter yang ada di bawah tanah.

JIT akan terdiri atas dua tingkat terowongan. Terowongan paling bawah akan digunakan sebagai saluran air, sedangkan saluran di atasnya untuk jalan tol. Fungsi terowongan ada 4 yaitu untuk pengendali banjir, menjadi jalan tol, penampungan air, dan pembangkit listrik.

Wibi mengatakan rencananya JIT akan dibangun di dua rute.

"Proyeknya ada dua ruas, yaitu Balekambang-Manggarai dan satu lagi di Ulujami-Tanah Abang. Kebetulan memang dua ruas ini bypass dua sungai besar yang sekarang jadi momok banjir di Jakarta, yaitu Ciliwung dan Pesanggrahan," ujar Wibi.

"Kalau dua sungai itu sudah kami atasi, banjir di Jakarta akan berkurang sekitar 60-80 persen," tambah Wibi.

Panjang terowongan nantinya 12 kilometer di masing-masing ruas. Sepanjang 9 kilometer akan dijadikan jalan tol, sedangkan sisanya menjadi bagian fasos dan fasum. Pembangunannya diperkirakan selesai tahun 2021.(aya/kompas)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.