Diserang Kaum "INTOLERAN" Tak Ucapkan Natal, Rank Chocolicious Indonesia Kembali Naik 4,7

Diserang Kaum "INTOLERAN" Tak Ucapkan Natal, Rank Chocolicious Indonesia Kembali Naik 4,7
Diserang Kaum "INTOLERAN" Tak Ucapkan Natal, Rank Chocolicious Indonesia Kembali Naik 4,7

Kabarsatu-  Perusahaan Chocolicious Indonesia, Toko Pastry and Bakery no. 1 di Makassar milik owner Muslim menolak untuk menyediakan tulisan ucapan Selamat Natal.
Hal itu dilakukan karena sesuai dengan tuntunan ajaran yang anut oleh sang pemilik perusahan.

"Dengan segala kerendahan hati dan segala hormat. Sebelumnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami dari Chocolicious Indonesia belum bisa memberikan atau menyediakan tulisan ucapan selamat Natal dan semisalnya."

Owner  Chocolicious Indonesia mengatakan bukan tidak menghargai agama lain, tetapi hal itu adalah demi prinsip agama yang dimilikinya.Karena tanpa mengucapakan selamat natal pun tetap hormat dan menghargai semua agama para pelanggan mereka.

"Bukan berarti kami tidak menghargai agama mas/mba. Akan tetapi dengan segala hormat inilah yang harus kami jalankan dari prinsip agama
kami," kata pihak Chocolicious Indonesia melalui akun media sosialnya (Fb dan Instagram), Sabtu, 23 Desember 2017.

Sikap tegas dan teguh memegang prinsip ini, akun fanpages Chocolicious Indonesia diserbu kaum intoleran dengan memberi ulasan jelek bintang 1.

Namun Solidaritas Umat Islam dan gerak MCA (Muslim Cyber Army) yang menyerukan untuk melawan kaum intoleran akhirnya pagi ini, Senin (25/12/2017) peringkat fanpages Chocolicious Indonesia meroket bertabur bintang 5 sehingga skor menjadi 4,7. Sebelumnya saat diserang kaum intoleran peringkat jatuh 2,8.

Yang kasih bintang 1 cuma 1,6ribu, kalah jauh dengan yang kasih bintang 5 ada 18ribu.

Follower pun meroket dari 12ribu melonjak 31ribu dalam waktu 20 jam...

Ucapan sukses untuk  Chocolicious Indonesia pun diberikan oleh netizen secara iklas di Funpage tersebut.(aya/poris)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.