Diringkus Polisi, Pendeta "Abraham Ben Moses" Ngaku Hina Islam Untuk Sebar Agama

Diringkus Polisi, Pendeta "Abraham Ben Moses" Ngaku Hina Islam Untuk Sebar Agama
Diringkus Polisi, Pendeta "Abraham Ben Moses" Ngaku Hina Islam Untuk Sebar Agama

Kabarsatu- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri menangkap Abraham Ben Moses (52) alias Saifuddin Ibrahim, tersangka penyebar ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Pelaku ditangkap di rumahknya di Tangerang, sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa (5/12).

Abraham melakukan aksinya melalui akun media sosial miliknya Saifuddin Ibrahim. Hasil pemeriksaan penyidik, Abraham mengaku sebagai pemuka agama atau pendeta.

"Pengakuannya diakan (sebagai pendeta)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (7/12).

Selain itu, Abraham mengaku kepada penyidik melakukan tindakan ujaran kebencian itu dengan motif menyebarkan keyakinannya. "Motif menyebarkan keyakinannya," ungkap Fadil.

Sebelumnya, penyidik Dittipid Siber Bareskrim Polri menangkap Abraham Ben Moses (52), terkait kasus ujaran kebencian berbau Suku Agama Ras dan Antar golongan (SARA) melalui media sosial Facebook.

Abraham ditangkap di kediamannya di Jalan KH Hasyim Ashari No 27 Rt 01 Rw 04 Buaran Indah, Kota Tangerang, Banten.

Atas perbuatannya, Abraham disangkakan dengan pasal 28 ayat 2 Undang-undang No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No.11 tahun 2008 tentang ITE.

Abraham Ben Moses dalam videonya yang viral di Facebook, tampak berbincang dengan seorang sopir taksi online. Dalam pembicaraan itu, Abraham sempat menanyakan agama sopir tersebut. Lalu, Abraham mengutip salah satu ayat dalam keyakinan agama sang sopir terkait pernikahan.

Dia kemudian melecehkan Nabi Muhammad yang dianggapnya tidak konsisten dengan ucapannya, dan melanggar perintah agamanya. Abraham juga menghasut sang sopir agar mau masuk ke dalam agamanya.(rdw/jpg)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.