VIDEO: SALUT, 5 Perwira TNI Pembebasan Sandera Pemberontak OPM Menolak Kenaikan Pangkat

VIDEO: SALUT, 5 Perwira TNI Pembebasan Sandera Pemberontak OPM Menolak Kenaikan Pangkat
VIDEO: SALUT, 5 Perwira TNI Pembebasan Sandera Pemberontak OPM Menolak Kenaikan Pangkat

Lima perwira TNI yang ikut dalam OPS pembebasan sandera dari separatis OPM menolak secara halus kenaikan pangkat luar biasa untuk mereka.

Karena menurut mereka keberhasilan sebuah perjuangan adalah milik semua anggota TNI dan kegagalan adalah tanggung jawab para Perwira.

“Kami Salut, Kami bangga dengan kalian.”

Hal ini disampaikan lanusng oleh panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo saat upacara kenaikan pangkat luar biasa para prajurit TNI yang berhasil dalam OPS pembebasan sandera.

Seperti diketahui operasi gabungan TNI dan Polri itu melibatkan 300 personel. Di pihak TNI dikerahkan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Batalion Infanteri Raider 751, dan Peleton Intai Tempur Kostrad.

Semua unit, termasuk pasukan polisi, kata Panglima, memiliki fungsi dan peran masing-masing. Misalnya, polisi menyiagakan dan mengamankan warga yang disandera. Sementara TNI melumpuhkan para penyandera.

"TNI bergerak dengan senyap; (berjalan) empat setengah kilometer kita tempuh. Ada yang tiga hari, empat hari. Kita serang di dua tempat, yakni markas mereka oleh Kopasus, Batalion 751 Raider, dan Taipur Kostrad," kata Panglima usai menyampaikan orasi ilmiahnya di kampus Unisba Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 18 November 2017.

Berikut vidio penolakan kenaikan pangkat luar biasa para Perwira TNI:


(anya/*)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.