Presiden Jokowi Ingatkan Warga Agar Tak Pinjam Uang ke Rentenir

Presiden Jokowi Ingatkan Warga Agar Tak Pinjam Uang ke Rentenir
Presiden Jokowi Ingatkan Warga Agar Tak Pinjam Uang ke Rentenir

Kabarsatu- Jumlah masyarakat yang mengagunkan sertifikat tanah yang dimilikinya untuk memperoleh pinjaman tidaklah sedikit.

Karena itu Presiden Joko Widodo mengingatkan warga untuk mengkalkulasi dengan cermat sebelum menggadaikan dokumen berharga tersebut.

“Kalau mau pinjam dihitung dulu bisa mengembalikan tidak? Dihitung betul, dikalkulasi betul, kalau ndak jangan pinjam,” kata Presiden dalam sambutan di acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Stadion Taruna, Kabupaten Sragen, Selasa (7/11).

Kepala Negara juga mengingatkan agar pinjaman tersebut hanya digunakan untuk hal-hal yang bersifat produktif dan bermanfaat dalam mengembangkan usaha.

"Pakailah untuk modal kerja, pakailah untuk modal investasi, jangan dipakai untuk gagah-gagahan,” kata Presiden yang akrab disapa Jokowi.

Yang tak kalah penting, tambah suami Iriana tersebut, masyarakat harus menghindari pinjaman pada rentenir. Mengingat, rentenir memungut bunga pinjaman yang sangat besar dan akan memberatkan masyarakat.

"Sudah pegang sertifikat ini hati-hati, apalagi pinjamnya ke rentenir, jangan! Mpun ampun. Jangan! Bunganya bisa 12 kali lipatnya bank, mpun mesti ilange niku pinjemnya ke rentenir niku. Hindari yang namanya rentenir," tegas Presiden.

Guna mengatasi hal tersebut, pemerintah telah menyiapkan kebijakan kredit usaha rakyat (KUR) yang memiliki bunga rendah sekitar 9 persen per tahun

"Tahun depan tujuh persen, itu per tahun lho. Berarti sebulan tidak ada satu persen," ucap Presiden.

Di Sragen, Presiden menyerahkan 10.200 sertifikat untuk masyarakat yang berasal dari sejumlah daerah yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
Mulai Kabupaten Karanganyar, Boyolali, Sragen, Sukoharjo, Klaten, dan Wonogiri.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.(aya/jpnn)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.