Pemilih Jokowi Didominasi Masyarakat Tidak Bersekolah

Pemilih Jokowi Didominasi Masyarakat Tidak Bersekolah
Pemilih Jokowi Didominasi Masyarakat Tidak Bersekolah

Nama Joko Widodo (Jokowi) memang menjadi figur yang paling banyak dipilih berdasarkan hasil survei elektabilitas dari Populi Center. Bahkan dia mengalahkan sosok Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto. Hanya saja, pemilih mantan Gubernur DKI Jakarta itu didominasi masyarakat tak berpendidikan.

Peneliti Populi Center Nona Evita mengatakan, Jokowi sangat berpeluang dan banyak dipilih pemilih berpendidikan rendah. “Untuk Jokowi dipilih sekitar 60,7 persen pemilih yang tak bersekolah. Untuk di tatanan yang sama, Prabowo dipilih 14,3 persen pemilih yang tak bersekolah," kata dia di Jakarta Barat, Kamis (2/11).

Lebih lanjut dia menuturkan, Jokowi juga dipilih mayoritas pemilih yang tak tamat SD sekitar 61,9 persen. Kemudian di kalangan pemilih itu, Prabowo dipilih 23,6 persen.

"Prabowo kebanyakan mayoritas pemilih tamatan S1 atau lebih sekitar 44,3 persen. Namun, di kalangan ini, Jokowi hanya 42,6 persen," tutur dia.

Dari segmen usia, 58,2 persen pemilih Jokowi masyarakat usia produktif (26–35 tahun). Di segmen usia yang sama Prabowo mendapatkan 34,3 persen suara.

Lalu, apabila Pemilu diadakan hari ini, Presiden Joko Widodo masih menempati urutan pertama dalam elektabilitas survei, sekitar 48,3 persen.

Survei Populi Center ini dilakukan pada tanggal 19 hingga 26 Oktober 2017 di 34 provinsi Indonesia. Dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden. Semua responden dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Margin of error survei ini kurang lebih 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.(anya/jpg)

Sumber:jawapos.com
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.