MA Periksa Hakim Praperadilan yang Membebaskan Setya Novanto

MA Periksa Hakim Praperadilan yang Membebaskan Setya Novanto
MA Periksa Hakim Praperadilan yang Membebaskan Setya Novanto

Mahkamah Agung terus memproses laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh hakim tunggal praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar. Badan Pengawas MA masih melakukan pemeriksaan terhadap hakim senior di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan itu.

"Pelapornya sudah mulai dipanggil satu per satu. Kemudian selanjutnya Bawas akan memanggil terlapornya. Kemudian akan dilakukan analisis," ucap Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, di kantornya, Jakarta, Jumat 3 November 2017.

Namun, sudahkah MA memeriksa hakim Cepi? Dia tidak menjelaskannya secara gamblang.

"Kalau dikatakan sudah dan tidak, itukan seharusnya kita tidak menyampaikan. Paling tidak ini memberikan perasaan aman bagi siapapun," tukas Abdullah.

Namun, dia menegaskan pengusutan dugaan ini terus berjalan. MA tengah menganalisis laporan pelapor. "Memang sedang diperiksa," pungkas Abdullah.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi melaporkan Hakim Cepi Iskandar ke Ketua Mahkamah Agung (MA) dan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung. Peneliti Indonesia Coruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana, salah satu pelapor, menilai putusan Hakim Cepi, dalam gugatan praperadilan Setya Novanto terhadap status tersangka yang ditetapkan KPK, janggal.

"Kita ingin minta Bawas MA berperan aktif juga, karena kita lihat ada beberapa kejanggalan selama proses praperadilan yang dipimpin hakim Cepi Iskandar," kata Kurnia di MA, Jakarta, Kamis 5 Oktober 2017.(anya/lip)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.