Gunung Agung Meletus, Luhut Akui Belum Antisipasi Pertemuan IMF

Gunung Agung Meletus, Luhut Akui Belum Antisipasi Pertemuan IMF
Gunung Agung Meletus, Luhut Akui Belum Antisipasi Pertemuan IMF

Pemerintah belum menyiapkan antisipasi khusus untuk pertemuan tahunan International Monetary Fund-World Bank (IMF-WB) di Pulau Bali mengingat kondisi Gunung Agung, Karangasem, Bali.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kondisi dan aktivitas dinilai masih baik. Pemerintah bersama pakar vulkanologi Surono juga selalu memantau aktivitas gunung itu.

"Enggak ada, Gunung ini kan masih baik, batuk-batuk biasa saja. Kan saya monitor terus. Prof Rono kasih tahu saya tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan," ucap Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis, 23 November 2017.

Sebelumnya, Ketua Satgas Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Peter Jacobs juga mengatakan perhelatan IMF masih tetap sesuai rencana yakni pada 8-14 Oktober 2017.

"Rencananya diselenggarakan pada 8-14 Oktober 2018," ucap Jacobs.

Ia mengatakan pada acara tersebut akan dibahas sejumlah isu terkini, di antaranya teknologi finansial dan peran wanita dalam menumbuhkan perekonomian suatu negara.

"Yang paling penting adalah bagaimana Indonesia memanfaatkan momentum tersebut. Kami bisa cerita banyak tentang ekonomi Indonesia, termasuk pariwisata. Pada prinsipnya pemerintah terbuka untuk kemungkinan terjadinya investasi di Indonesia," jelas Jacobs.

Peter mengatakan pada kegiatan yang akan dihadiri 189 negara dengan 15 ribu delegasi tersebut, akan dilakukan sekitar 2.000 sesi pertemuan. Oleh karena itu, pihaknya optimistis kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif bagi perekonomian di dalam negeri.

"Melalui kegiatan ini diharapkan Indonesia bisa terkenal sebagai negara MICE tingkat dunia. Diharapkan bisa lebih banyak konferensi tingkat internasional yang diselenggarakan di Indonesia, bukan hanya Bali," pungkas dia.(aya/metro)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.