Gerindra: Ujaran Kebencian pada Prabowo Mana Pernah Ditindak

Gerindra: Ujaran Kebencian pada Prabowo Mana Pernah Ditindak
Gerindra: Ujaran Kebencian pada Prabowo Mana Pernah Ditindak

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Permadi berkomentar mengenai sikap pemerintah soal ujaran kebencian. Dia juga membandingkan respons kepolisian saat menerima laporan. Dia mencontohkan ujaran kebencian kepada Gerindra, misalnya, yang jarang ditindaklanjuti polisi kendati anggota partai mengajukan laporan.

"Sekarang coba lihat, ujaran kebencian terhadap Prabowo, mana pernah ditindak. Kepada keluarga Prabowo, semua ujaran kebencian tidak ditindak," kata dia di Jakarta, Rabu (8/11).

Contoh laporan salah satu kader Gerindra yang tidak ditindaklanjuti kepolisian, seperti terkait pidato politisi Partai NasDem Viktor Laiskodat. Sedangkan ujaran kebencian kepada pemerintah, termasuk kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), menurutnya, cukup cepat direspons.

"Tapi kalau ujaran kebencian terhadap Jokowi langsung makar, langsung disebut anti pancasila, langsung anti pemerintah. Itu jelas sekali. Bahkan kini Prabowo dikenakan, melansir berita paradise paper untuk menjatuhkan," katanya.

Menurut dia, sikap politik saat ini menyerahkan saja kepada anggota DPR RI. Anggota DPR juga, kata Permadi, harus aktif membela Prabowo. "Jangan diam saja," katanya.(anya/rep)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.