Fadli Zon: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Rakyat

Fadli Zon: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Rakyat
Fadli Zon: Pembangunan Infrastruktur Bukan untuk Rakyat

Fadli Zon menilai, pembangunan infrastruktur yang digeber pemerintahan Jokowi-JK saat ini bukan untuk kepentingan rakyat, melainkan sekelompok orang.

“Saya menilai kemajuan yang dilakukan pemerintah bukan untuk kepentingan rakyat. Untuk itu, saya mengajak seluruh kader Gerindra dan simpatisan lebih bijak menyikapi manfaat kebijakan pemerintah,” kata Fadli Zon, saat temu kader di DPC Gerindra Padang, akhir pekan lalu.

Fadli Zon Wakil yang juga Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, dari angka-angka yang disajikan pemerintah justru tidak terefleksikan dalam kehidupan masyarakat banyak.

Infrastruktur yang dibangun belum menimbulkan multiflier effect pada ekonomi rakyat.

“Untuk infrastruktur memang ada perubahan. Namun, manfaat pembangunan tersebut belum ada berdampak bagi ekonomi rakyat,” ujanya.

Terkait tidak adanya dampak infrastruktur yang dibangun pemerintah saat ini, menurutnya terlihat dari penurunan industri sentral di Indonesia.

Ada beberapa industri, seperti logam dasar, semen, besi baja, serta penyerapan tenaga kerja sektor konstruksi yang merana.

“Betul infrastruktur dibangun, tapi infrastruktur dibangun untuk apa dan untuk siapa? Jangankan untuk ekonomi rakyat, ekonomi yang berbasis pada industri saja tidak terkena dampak positifnya,” bebernya.

Oleh karena itu, dia mempertanyakan kepada pemerintah dari mana bahan baku pembangunan infrastruktur tersebut, dan tenaga kerjanya. “Inilah yang harus kita sama-sama kritisi,” ingatnya.

Dia mengajak seluruh kader dan simpatisan Gerindra di Sumbar mengawasi dan menyikapi kebijakan pemerintah. “Jangan sampai kita lengah. Mari kita perjuangkan hak rakyat,” katanya.

Ketua DPC Gerindra Padang Afrizal, menyatakan kesiapannya mengajak seluruh kader dan simpatisan mengawasi kebijakan pemerintah.

“Jangan sampai rakyat dibohongi oleh pemerintah. Kita akan jaga dan kawal hak-hak rakyat. Untuk itu melalui pilkada serentak tahun depan, kita perjuangkan rakyat melalui pemenangan calon kepala daerah Gerindra," ungkapnya.

Dikatakannya, untuk pilkada di Padang, pihaknya tidak hanya mengutamakan kader, elektabilitas serta popularitas tinggi, namun bagi tokoh yang maju harus memiliki logistik yang mumpuni.

“Seluruh faktor ini saling bersinergi. Kombinasi kader dengan elektabilitas juga mau berjuang, dan tidak kalah penting harus ada logistik," ujar Afrizal. (anya/jpnn)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.