Rieke Diah Pitaloka Terbaring di RS dengan Alat Bantu Pernapasan, Netizen Kirim Doa

Rieke Diah Pitaloka Terbaring di RS dengan Alat Bantu Pernapasan, Netizen Kirim Doa
Rieke Diah Pitaloka Terbaring di RS dengan Alat Bantu Pernapasan, Netizen Kirim Doa

Lama tak terdengar kabarnya, politisi yang juga artis Rieke Diah Pitaloka muncul dengan kabar menyedihkan.

Dalam foto-foto yang diunggah akun Twitter @RDP_Kerja, politisi PDI-P ini tampak tengah jatuh sakit.

Rieke Diah Pitaloka tampak terbaring lemah di ranjang dengan mengenakan alat bantu pernapasan.

Seorang dokter tampak tengah memeriksa keadaannya.

“Semoga cepet sembuh Ambu @riekediahp,” tulis akun ini Senin 23 Oktober kemarin.

Seketika netizen ramai-ramai mendoakan mantan pemain sitkom Bajaj Bajuri ini.

@syahrani78901 : Ya Allah angkatlah penyakit pembela hak pekerja kecil seperti RDP ini, sembuhkanlah tanpa meninggalkan penyakit yg lain, aamiin....

@JEXSONSIMANJUN1: Yaa Tuhan, kami mohon kepada Mu. Berikan lah kesembuhan dan kesehatan buat Ibu Rieke Diah Pitaloka, amin. , amiin Yra.

@NanieBunda: Ambuuuu cepat sembuh.... Yaa Allah, angkat penyakit nya dan sembuhkan seperti sediakala, Aamiin Aamiin Aamiin YRA.

@solehanresdian1 : Segera sehat ambu...doa kami untuk kesembuhan dan keselematanmu.

Hingga saat ini belum diketahui penyakit apa yang diderita Rieke.


Tentang Rieke Diah Pitaloka

Rieke Diah Pitaloka Intan Purnamasari lahir di Garut, Jawa Barat, 8 Januari 1974 (umur 43 tahun).

Ia adalah seorang penulis buku, pembawa acara, pemain sinetron Indonesia, dan anggota DPR periode 2009-2014 dari PDI-P.

Rieke mulai dikenal publik lewat iklan Kondom Sutra dengan ucapan Meong. Selain itu ia juga dikenal lewat perannya sebagai Oneng yang "o'on" lewat sitkom Bajaj Bajuri.

Selain itu Rieke juga dikenal sebagai pembawa acara dalam acara Good Morning dan penulis buku. Salah satu judul bukunya adalah Renungan Kloset.

Selain sinetron, Rieke juga menjajal teater. Rieke ikut pementasan teater yang berjudul 'Cipoa' garapan Putu Wijaya.

Ingin mencoba hal baru, Rieke pun merambah ke layar lebar. Rieke memulai debutnya di layar lebar sebagai Dwi, perempuan yang dipoligami dalam film Berbagi Suami.

Ketagihan main film, Rieke bermain dalam film antologi karya empat sutradara perempuan berjudul Lotus Requiem yang kemudian judulnya diubah menjadi Perempuan Punya Cerita.

Rieke aktif dalam kegiatan politik, bahkan pernah menduduki jabatan wakil sekretaris jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pimpinan Muhaimin Iskandar.

Rieke kemudian mengundurkan diri dari partai berbasis massa Islam tersebut untuk bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pimpinan Megawati Soekarnoputri.

Rieke adalah anggota DPR periode 2009-2014 dari PDI-P untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat II. Di Dewan Perwakilan Rakyat, Rieke merupakan salah satu anggota dari Komisi IX.

Pada tahun awal tahun 2013 Rieke memutuskan untuk mencalonkan dirinya sebagai Gubernur Jawa Barat dengan didampingi Teten Masduki, mereka menamakan dirinya sebagai PATEN dan diusung oleh PDI-P dengan nomor urut 5.

Pada tanggal 3 Maret 2013 diumumkan hasil Pilkada Gubernur - Wagub Jawa Barat Pasangan Cagub - Cawagub nomor 5 Rieke-Teten memperoleh peringkat ke 2 dari 5 pasangan calon dengan perolehan suara 5.714.997 suara arau 28,41 persen dari suara sah.

Pada pemilu legislatif 2014, Rieke maju sebagai calon legislatif DPR dapil Jawa Barat VII, ia pun lolos ke Senayan dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dengan perolehan suara 255.044 suara.

Kasus Pelecehan di Makassar

Pada 9 Maret 2010 lalu, Rieke melapor di Polda Sulsel karena merasa dilecehkan Rasyidin saat sedang melakukan kunjungan kerja bersama Komisi IX DPR RI di RS Labuangbaji.

Rasyidin pun dilaporkan Rieke bersama pengacaranya dengan tuduhan telah melakukan pelecehan, pencemaran nama, dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap Rieke.

Namun dari lima saksi yang diperiksa polisi, tak seorang pun di antara mereka yang dapat membuktikan bahwa dr Rasydin, dokter senior di Rumah Sakit Labuangbaji, Makassar, bermaksud melecehkan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka.(anya/tbn)
sumber:tribunnews.com
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.