Polisi Imbau Massa Tolak Perppu Ormas Tak Menginap di DPR

Polisi Imbau Massa Tolak Perppu Ormas Tak Menginap di DPR
Polisi Imbau Massa Tolak Perppu Ormas Tak Menginap di DPR

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR. Massa tak perlu sampai menginap di Gedung DPR.

"Pokoknya tunggu saja hasilnya seperti apa, tetap semuanya akan difasilitasi, jika ingin bertemu anggota DPR kami fasilitasi," ujarnya," ujarnya di halaman kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/10).

Maklumat Kapolda Metro Jaya Nomor: Mak/04/XI/2016 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada 21 November 2016 membatasi pelaksanaan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum atau di tempat terbuka mulai pukul 06.00 WIB sampai maksimal pukul 18.00 WIB.

Argo mengatakan, kepolisian akan melaksanakan peraturan tersebut, namun juga akan mengakomodasi aspirasi massa aksi termasuk jika ingin beraudiensi dengan DPR.

Rapat paripurna DPR hari ini menganggendakan pembahasan Perppu Ormas. Peta politik sementara, Perppu Ormas didukung oleh fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hanura, NasDem, dan Golkar. Sementara PKB, PPP, dan Demokrat mendukung dengan catatan.

Fraksi yang menolak adalah Gerindra, PAN, dan PKS.

Penolakan terhadap Perppu Ormas juga datang dari sebagian kelompok Islam serta aktivis pro demokrasi.

Kelompok pro demokrasi menilai Perppu Ormas berpotensi diselewengkan oleh pemerintah dan bisa mengebiri kebebasan berpendapat. Sementara sebagian ormas Islam menilai Perppu Ormas menjadi ancaman bagi ormas-ormas Islam.

Perppu Ormas diterbitkan pada 10 Juli lalu guna mengantisipasi ancaman dari kelompok yang mengusung ideologi bertentangan dengan Pancasila.

Tak lama setelah Perppu Ormas terbit, pemerintah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia karena dinilai bertentangan dengan Pancasila dan NKRI.

Hizbut Tahrir Indonesia adalah organisasi transnasional yang mengusung cita-cita mendirikan khilafah di dunia.(fatur/cnn)
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.