Melawan Lupa: 15 Bulan Lebih Kematian Siyono Berlalu, LUIS Datangi Polres Klaten

Melawan Lupa: 15 Bulan Lebih Kematian Siyono Berlalu, LUIS Datangi Polres Klaten
Melawan Lupa: 15 Bulan Lebih Kematian Siyono Berlalu, LUIS Datangi Polres Klaten


KLATEN, Kabarsatu – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mendatangi Mapolres Klaten, menanyakan perkembangan proses penyidikan kasus Siyono, Kamis (17/8/2017).

Kehadiran LUIS ditemui Kanit 1 Reskrim, Iptu Andi dan stafnya di ruang Reskrim Polres Klaten. Berdasarkan Laporan Polisi no LP/B/154/V/2016/JATENG/RES.KLT tanggal 15 Mei 2016 maka menurut LUIS, sudah 15 bulan lebih proses hukum kematian Siyono berjalan di Polres Klaten.

“Pertimbangan kami kematian Siyono kan tidak wajar, karena ada luka memar di bagian kaki dan patah tulang dibagikan dada yang sudah di buktikan oleh Autopsi yang dilakukan oleh Komnas HAM dan Muhammadiyah. Seharusnya segera diselesaikan,” kata Endro Sudarsono, humas LUIS.

Endro menjelaskan bahwa putusan sidang kode etik Polri, ada pelanggaran SOP saat penanganan Siyono. Termasuk beberapa saksi juga sudah diperiksa.

“Keluarga Siyono dan para terlapor juga sudah diperiksa. Harus ada kepastian hukum untuk kasus pidana apapun dan siapapun pelakunya, termasuk kasus kematian Siyono ini,” tandasnya.

Lebih lanjut, Endro menyampaikan bahwa perkembangan kasus Siyono berdasar informasi Iptu Andi, baru saja dilakukan gelar perkara dengan Polda Jateng.

LUIS berharap kasus Siyono segera terungkap, karena sudah menyangkut hilangnya nyawa seseorang, dan menyisakan persoalan diantaranya keluarga yang ditinggalkan.

“Jika terdapat kesulitan dan kendala dalam mengungkap kasus kematian Siyono, LUIS meminta Kapolda Jateng bisa mengambil alih penanganan kasus ini,” papar Endro. [panji/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.