Delapan Gerai Ramayana Stop Operasional, Apakah ini Gejala Krisis Ekonomi?

Delapan Gerai Ramayana Stop Operasional, Apakah ini Gejala Krisis Ekonomi?
Delapan Gerai Ramayana Stop Operasional, Apakah ini Gejala Krisis Ekonomi?


Jakarta, Kabarsatu -- PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk dikabarkan akan menyetop operasional delapan tokonya dalam waktu dekat ini. Bahkan, dua gerai emiten dengan kode RALS itu telah tutup secara permanen di Surabaya.

Sisanya, enam gerai Ramayana akan ditutup pada 28 Agustus 2017. Yakni, di Banjarmasin dengan kode toko R030, Bulukumba R115, Gresik R098, Bogor R025, Pontianak R057, dan Sabang R008.

Berdasarkan selebaran yang diterima oleh CNNIndonesia.com, tertulis penjelasan manajemen Ramayana kepada pihak supplier terkait penutupan tersebut. Surat tertanggal 16 Agustus 2017 itu menyebut bahwa barang-barang returan dan administrasi diselesaikan sebelum tanggal 27 Agustus 2017.
Ramayana Setop Operasional Delapan Gerai Akhir Bulan IniSurat penutupan gerai Ramayana yang beredar. (Dok. Istimewa).
"Mohon untuk barang-barang returan dan administrasi diselesaikan sebelum tanggal 27 Agustus 2017 dan semua PO di-cancel (dibatalkan) atau tidak dikirim ke toko tersebut," ujar Subekti Rudianto, Chief MD M8A - Toiletries dalam surat tersebut.

Ketika CNNIndonesia.com mencoba menghubungi manajemen Ramayana Lestari, sumber mengakui surat tersebut bukanlah surat resmi.



Namun, sumber tersebut tidak menampik bahwa perseroan tengah mengkaji penutupan beberapa gerai. Hanya saja, hingga kini, belum ada keputusan terkait jumlah gerai yang akan ditutup.

"Baru rencana dalam pemikiran, belum dilaksanakan. Tapi, memang kami sedang konsolidasi," imbuhnya.

Menurutnya, rencana penutupan itu juga melalui pertimbangan kondisi industri ritel yang sedang turun saat ini. Sehingga, untuk beberapa gerai yang kinerjanya tidak cukup baik akan ditutup.

"Ada beberapa tempat yang kami lihat daripada secara operasional penjualan tidak terlalu menggembirakan," terang dia.

Sebelumnya, Ramayana menutup toko di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Namun, menghadapi lebaran 2017 lalu, perseroan membuka tiga gerai toko baru selama periode Januari-Juli, yaitu di kawasan Pondok Aren, Cikupa dan Kota Harapan Indah, Bekasi.

Pengehentian operasional delapan Gerai Ramayana secara nasional pada akhir bulan ini mendapat tanggapan dari wakil ketua DPR RI Fadlizon.

Fadli mempertanyakan soal penutupan ini.Apakah penutupan ini merupakan salah satu gejala krisis ekonomi secara nasional sudah mulai meletus?.

"Apakah ini salah satu gejala krisis ekonomi?
Ramayana Setop Operasional Delapan Gerai Akhir Bulan Ini" ungkap  Fadlizon melalui akun twitternya.[cnn/ulfa]
Berita Menarik Lainnya:
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.