Perlakuan Tidak adil terhadap Tuhan, Pengacara Kenya Gugat Penyaliban Yesus ke Mahkamah Internasional

Perlakuan Tidak adil terhadap Tuhan, Pengacara Kenya Gugat Penyaliban Yesus ke Mahkamah Internasional
Pengacara Kenya Gugat Penyaliban Yesus ke Mahkamah Internasional
Foto via okezone.com


NAIROBI, Kabarsatu – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada orang yang menggugat pengadilan tak berimbang dan penyaliban Yesus Kristus. Orang yang mengajukan perkara tersebut adalah seorang pengacara berpengalaman di Kenya, Dola Indidis.

Ia bertekad menggugat Israel dan Italia atas kesalahan pemerintah mereka di masa lalu kepada Yesus Kristus. Ya, benar, ini Yesus Kristus, sang juruselamat, mesias dan putra tunggal Allah Bapa yang menjadi tokoh sentral dalam kitab perjanjian baru umat Kristiani.

Petisi pertamanya ke pengadilan Nairobi ditolak. Pada 2013, dia mengalihkan pengajuan perkaranya ke Mahkamah Peradilan Internasional di Den Haag, Belanda. Sekali lagi, gugatannya dimentahkan. Namun dia tidak menyerah. Untuk ketiga kalinya, Indidis mengajukan perkaranya ke ICJ pada Maret 2017. Ia berharap, kali ini pengadilan mau mempertimbangkan penanganan kasus ini.

“Saya membawa kasus ini ke pengadilan karena ini merupakan tanggung jawab saya untuk menjunjung tinggi martabat Yesus. Dan saya sudah mengajukannya ke ICJ demi mencari keadilan bagi pria dari Nazaret itu,” terang juru bicara Komisi Yudisial Kenya, seperti disitat dari Oddity Central, Rabu (5/7/2017).

Dia juga mengkritik cara Gubernur Pontius Pilatus, Raja Herodes, Kaisar Tiberius dan lainnya ketika menanyai Yesus. Tidak ada dengar pendapat dan saksi-saksi dari kedua belah pihak. Bahkan tuntutan yang dijatuhkan kepadanya pun tidak adil.[ok/fatur]

sumber: Okezone
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.