Heboh! Dianggap Mainan Unik, Siswa TK di Jerman Bawa Bom ke Sekolah

Heboh! Dianggap Mainan Unik, Siswa TK di Jerman Bawa Bom ke Sekolah


DARMSTADT, Kabarsatu – Tim penjinak bom Kepolisian Darmstadt, Jerman, tiba-tiba dipanggil ke sebuah taman kanak-kanak (TK). Gara-garanya, seorang siswa membawa sebuah bom peninggalan Perang Dunia II ke dalam kelas.

Siswa itu mengaku menemukan bahan peledak tersebut saat berjalan-jalan di hutan. Ia membawa bom itu ke dalam kelas karena menganggap benda itu unik. TK tersebut seketika heboh ketika seorang guru menelefon polisi dan staf lainnya mengawal para siswa keluar dari sekolah.

“Seorang anak menemukan bahan peledak bertipe tongkat saat berjalan-jalan di hutan dan membawanya ke dalam sekolah,” terang juru bicara Kepolisian Darmstadt, Andrea Loeb, melansir dari Sky News, Kamis (6/7/2017).

Ahli bom dari kepolisian berhasil menjinakkan bahan peledak tersebut. Para siswa kemudian tetap dikawal saat kembali masuk ke sekolah. Sementara itu, tim penjinak bom menyisir hutan tempat anak yang tidak diketahui namanya itu menemukan bom. Akan tetapi, mereka tidak berhasil menemukan bom sisa peninggalan Perang Dunia lainnya.

Usai insiden tersebut, polisi menerbitkan imbauan agar siapa pun yang menemukan benda-benda yang dipercaya sebagai senjata untuk segera memanggil layanan darurat. Sebab, bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang gagal meledak cukup sering ditemukan di Jerman meski perang sudah berakhir lebih dari 70 tahun.

Lebih dari 2.000 ton bom aktif dan amunisi ditemukan setiap tahunnya di Jerman, bahkan beberapa berada di bawah bangunan. Bahan-bahan peledak itu langsung dijinakkan atau sengaja diledakkan. Akan tetapi, seringkali penemuan mengakibatkan evakuasi massal bahkan kematian.

Menurut catatan sejarah seorang wartawan bernama Max Hastings, Darmstadt beberapa kali menjadi target serangan Inggris dan Amerika Serikat (AS). Salah satunya adalah serangan pada September 1944 saat 399 ton bom dengan daya ledak tinggi dan 580 ton bom bertipe batang dijatuhkan dari langit. Sekira 8.400 orang tewas dalam serangan yang bertujuan untuk melumpuhkan pabrik pembuatan senjata Jerman di Darmstadt itu.[ok/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.