Dewan Syariah: Wajib Muslim Menolak Sturbucks

Dewan Syariah: Wajib Muslim Menolak Sturbucks


Solo, Kabarsatu –  Howard Mark Schultz, CEO Starbucks mendukung kesetaraan kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT). Hal itu disampaikan ketika pertemuan dengan para pemilik saham Starbucks, Schultz secara tegas meminta pemegang saham yang tidak setuju dengan pernikahan sejenis angkat kaki dari Starbucks. Pada Ahad (25/6/2017).

Untuk itu, Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Ustadz Muinudinillah Basri, MA meminta umat Islam ikut memboikot Starbucks. Bahkan perusahaan mana pun yang mendukung kekufuran harus diboikot.

“Kalau memang semua perusahaan yang mendukung kekufuran ya harus kita boikot,” katanya usai mengisi kajian di Masjid Majelis Ulama Indonesia (MUI), Solo, Ahad (2/7/2017).

Dia menyayangkan jika masih ada umat Islam yang tidak tahu menahu dengan permusuhan orang kafir terhadap umat Islam. Starbucks sama sekali tidak menguntungkan umat Islam, ungkap dia, masih banyak jenis minuman yang halal dan bermanfaat untuk dikonsumsi umat Islam.

“Siapa sih yang minum di Starbucks? sedangkan tempat minuman lain masih banyak” ujarnya.

Pimpinan Ponpes Ibnu Abbas Klaten mengatakan dengan tegas bahwa siapa pun yang mendukung orang kafir harus ditolak.

“Kita tidak boleh mendukung orang-orang yang kerja sama dan terus terang dalam membela orang-orang kafir maka harus ditolak. Wajib bagi kaum muslimin untuk menolaknya,” tandasnya. [panji/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.