Blokir Telegram, Wow,, Tagar "#BlokirJokowi" Jadi Tranding Topik

 Blokir Telegram, Wow,, Tagar "#BlokirJokowi" Jadi Tranding Topik


Jakarta, Kabarsatu -- Pemerintah resmi memblokir media sosial Telegram.Pemblokiran media sosial Telegram merupakan bentuk kepanikan dari penguasa dalam membungkan kebebasan demokrasi bersuara.

Hal ini dilakukan oleh pemerintah dinilai berhubungan dengan mempertahankan kekuasa yang sudah rapuh di mata rakyat indonesia.Kencangnya arus media sosial membuat semua informasi mudah didapat secara cepat oleh masyarakat.Sehingga kebohongan apapun dengan mudah terungkap secara Faktual.

 Baik itu tentang keadaan negara dan kegiatan-kegiatan penguasa yang dinilai semakin membuat negara menjadi buruk dan terancam krisis dan kegiatan-kegiatan yang berhunbngan dengan pengelolaan negara secara umum.

Spontan pemblokiran media sosial membuat netizen gerah dan protes keras terhadap pemerintah yang secara paksa telah memnbungkam demokrasi.Protes terhadap kebebasan bersuara dan pemblokiran media sosial ini membuat  tagar “#BlokirJokowi” menjadi tranding utama dimedia sosial.

Entah siapa yang memulai tagar #BlokirJokowi namun terlihat sudah menjadi trand di twitter.

Protes keras juga datang dari Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang sangat aktif di media sosial terutama Twitter kembali mengemukakan pandangan kritisnya terhadap Pemerintahan Jokowi secara blak-blakan.

Setelah kultwitnya soal KPK membuat sebagian orang gerah, kini Fahri membuat kultwit dengan tagar, sebagai protes atas pemblokiran Telegram.



Berikut cuitan Fahri Hamzah melalui akun Twitter pribadinya, @FahriHamzah, Minggu (16/7).

“Penting tidak apa yang Anda katakan, bukan karena Anda punya posisi kuasa, tapi karena Anda punya pengetahuan”.

“Padahal yang harus kita jawab dari modernitas digital ini adalah bagaiamana mengelola negara yg rakyatnya bebas 100%?”.

“Apakah negara masih punya sisa akal untuk menghadapinya? Dan apakah yang akan kita pilih bagi masa depan manusia Indonesia? Maju atau mundur?”.

“Kita memerlukan kerendahan hati pemerintah, jangan panik dan jadilah moderator bagi warga negara”.

“Kebebasan direbut oleh manusia secara bertahap…dari banyak otoritas…agama..negara..pasar..dll. sekarang semua sudah di dapat”.

“Kebebasan di ujung jari manusia ini adalah kebebasan mutlak…apakah negara masih punya sisa akal untuk menghadapinya? #BlokirJokowi”.

“Dan apakah yang akan kita pilih bagi masa depan manusia Indonesia? Maju atau mundur? #BlokirJokowi”.

“Ini kemerdekaan terakhir yang ditemukan..yang disebut kebebasan bicara tak pernah menemukan struktur yg mengakomodasinya..”.

“Sekarang manusia berbicara secara sempurna…tidak ada lagi yg bisa menghalangi..firewall tidak sanggup…#BlokirJokowi”.

“Aku ingin Indonesia lompat ke depan…menjadi yang paling percaya diri bahwa kebebasan ini adalah anugerah… #BlokirJokowi”

“Maka yang kita perlukan adalah percakapan antara kita…karena negara mustahil memiliki seluruh kapasitas untuk menghadapi ini semua.”

“Kita memerlukan kerendahan hati pemerintah …jangan panik dan jadilah moderator bagi warganegara…#BlokirJokowi”.

“Negara harus mengantar warganya bagi kegandrungan yang positif melihat dunia ini yang penuh kebebasan ini.. #BlokirJokowi”.

“Presiden jangan berpura-pura rendah hati..sebab salah satu yang dibongkar oleh kebebasan ini adalah kepura-puraan.. #BlokirJokowi”.

“Mari kita terima kebodohan kolektif kita, karena lebih baik sebagai orang bodoh kita bersatu, daripada menjadi orang pintar kita bercerai”.

“Saya juga menyarankan ketenangan dalam membaca pesan agama. Jangan teks agama membuat kita sok tahu. #BlokirJokowi”.

“Kita selalu akhiri dengan wallahua’lam, bahwa pada akhirnya Tuhan mengetahui yg tidak kita ketahui. #BlokirJokowi”.

“Seandainya ini adalah kejahiliyahan baru, maka kita semua jahiliyah. Kita semua harus rendah hati, jangan mau menang sendiri”.

“Ayo pak jokowi,
Kita ulangi lagi…
Bapak mulai dengan tradisi volunteerism…
Kesukarelaan adalah gotong royong…”.

“Dan kata Bung Karno,
Seandainya pancasila itu menjadi hanya 1 sila (ekasila). Sila itu berbunyi Gotong Royong. #BlokirJokowi”.

“Mengapa gotong royong menjadi perasan isi pancasila?…karena negara hanya bisa mencapai puncaknya dengan saling menolong..”.

“Tolong menolong dalam suasana persaudaraan adakah religiusitas Indonesia, puncak dari kematangan jiwa”.

“Hestek #BlokirJokowi adalah cara kita menolong presiden kita agak tidak memulai tindakan sewenang-wenang”.

“Orang di sekitarnya perlu dijaga agar tidak kerasukan semangat permusuhan #BlokirJokowi”.
“Ayo jaga persatuan…

#BlokirJokowi untuk mengingatkan..
BISMILLAH…
SELAMAT AKHIR PEKAN..”. [swa/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.