Begini Kronologi Penangkapan Pembacok Ahli IT Hermansyah

Begini Kronologi Penangkapan Pembacok Ahli IT Hermansyah
Begini Kronologi Penangkapan Pembacok Ahli IT Hermansyah


Jakarta, Kabarsatu --Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembacokan ahli IT Hermansyah di Jl Raya Sawangan, Depok, sekitar pukul 01.00 dini hari tadi, Rabu (12/7).

Polisi berhasil menangkap pelaku berkat sketsa wajah yang gambarannya didapat dari istri Hermansyah, Iriana.

"Pelaku berprofesi sebagai debt collector," ujar Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar (Kombes) Pol Andry Wibowo kepada CNNIndonesia.com.

Penangkapan dua pelaku pembacokan itu merupakan hasil penelusuran Tim gabungan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Timur, dan Polresta Depok.

Dua pelaku yang ditangkap adalah Edwin Hitipeuw (37) dan Lauren Paliyama (31). Dua debt collector itu terlibat dalam insiden pembacokan yang melukai Hermansyah.

Penangkapan bermula ketika kepolisian mendapat informasi dari informan yang menyebut tersangka bakal tiba dari Bandung setelah menyembuyikan mobil yang mereka gunakan saat kejadian.

Tim gabungan lantas bergerak untuk melakukan penyergapan. Sekitar pukul 01.00 WIB Tim Jaguar menangkap kedua tersangka di Jalan Dewi Sartika dan langsung dibawa ke Polresta Depok.

Pelaku yang ditangkap dapat dikenali oleh Iriana. Istri Hermansyah itu didatangkan ke Polresta Depok sekitar pukul 02.17 WIB.

Polisi kini masih memburu pelaku lain yang saat itu diduga terlibat dalam pertikaian. Mereka adalah E (20) dan D (21).

Penganiayaan yang menimpa pakar telematika itu bermula ketika dua mobil yang ditunggangi Hermansyah dan para pelaku berserempetan di Tol Jagorawi pada Minggu (9/7).

Berdasarkan keterangan Iriana, insiden itu bermula saat Hermansyah menegur dua pengendara mobil sedan yang berjalan zig-zag di ruas jalan, persis di depan Taman Mini Indonesia Indah, sekitar pukul 04.00 WIB.

Hermansyah menegur mereka lantaran mobil yang dikemudikan oleh EH sempat menabrak kendaraan bagian belakang yang ditunggangi Hermansyah dan Iriana.

Para pelaku lantas menggunakan dua mobil yang mereka tunggangi untuk menutup jalan dan memalang mobil. Lima pria bertubuh besar turun dari mobil, adu mulut pun tak terhindarkan.

Iriana yang saat itu duduk di sebelah setir kemudi hanya bisa melihat kejadian tanpa berbuat banyak.

"Saya hanya lihat dipukuli dan ada yang menusuk. Kejadiannya cepat sekali, setelah itu, saya langsung bawa suami ke rumah RS Hermina," ujar Iriana saat menceritakan kesaksiannya di RS Hermina, Depok, beberapa waktu lalu.

Kejadian yang dialami oleh Hermansyah tersebut terjadi ketika dia diplot menjadi saksi ahli Firza Husein dalam kasus dugaan percakapan mesum yang turut menyeret Rizieq Shihab.

Hermansyah adalah ahli informasi dan teknologi (IT) dari Institu Teknologi Bandung yang mempertanyakan keaslian percakapan antara Firza dan Rizieq di Whatsapp.

Terlepas dari itu, polisi memastikan bahwa penganiayaan yang dialami oleh Hermansyah adalah murni tindakan kriminal. Aparat saat ini fokus mengejar sisa pelaku lain yang masih dalam buruan. [cnn/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.