Anies Sebut Ahok Tak Paham Anggaran, Ahoker Panas Dingin!

Anies Sebut Ahok Tak Paham Anggaran, Ahoker Panas Dingin!
Anies Sebut Ahok Tak Paham Anggaran, Ahoker Panas Dingin!


Jakarta, Kabarsatu – Pendukung Ahok Atau Ahoker panas dingin saat Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan menyebut jika Gubernur DKI Jakarta sebelumnya tidak paham soal pengelolaan anggaran. Tentunya yang dimaksud adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Anies menyindir gubernur sebelumnya saat menggelar halal bihalal dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Yogyakarta beberapa waktu lalu. Disitulah Anies menyinggung soal adanya ketimpangan antara yang kaya dan miskin di ibukota. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya penyerapan anggaran Pemprov DKI. Karenanya ia menilai gubernur sebelumnya tidak mengerti pengelolaan anggaran. "Ini potret (persoalan) di Jakarta, yang dibilang gubernur kemarin mengerti anggaran, padahal tidak memahami," ujar Anies.

Sindiran Anies itu membuat dirinya dibully oleh pendukung Ahok atau ahoker di sosmed. Anies sindir soal kelebihan anggaran atau over budget untuk dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp23 Triliun, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) semasa kepemimpinan Anies.

Begini bunyi bully-an Ahoker terhadap Anies:

"Anies mengkritik pemerintah Ahok ga ngerti anggaran. Pdhl waktu beliau jd menteri pendidikan, apa kabar tuh kelebihan anggaran 23 trilyun?" tulis netizen pemilik akun @RennyFernadez di akun Twitternya, Kamis (20/7/2017).

"@RennyFernandez Maksudnya nggak ngerti angaran itu, angaranya pas tepat sasaran , nggak ada yg bisa dibagi- bagi (emoji)," balas @brian_abdhiyoga.

"@RennyFernandez Maksudnya gak ngerti gimana caranya nyenengin orang dgn anggaran sebesar itu, malah banyak yg tereak2 kekeringan,,,,(emoji)," kata @Genesis7173.

"Pak Anies sebaiknya kurang2in komentar dulu, ditunggu pembuktiannya saja di bulan Oktober nanti. Sebaik apa anda bs membuat Jkt lbh baik. (emoji)," tandas Renny Fernandes yang juga merupakan relawan Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017 lalu.

Sebelumnya, publik sempat ramai membicarakan soal kelebihan anggaran atau over budget untuk dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di bawah kepemimpinan Anies Baswedan. Kelebihan anggaran tersebut sangat besar yakni Rp23,3 triliun dari anggaran yang seharusnyaRp 46,4 triliun menjadi Rp69,7 triliun.

Namun kabar yang mencuat di Pilkada DKI 2017 saat Anies maju sebagai calon gubernur itu, langsung dibantah oleh timnya. Lewat webside Anies-Sandi, www.jakartamajubersama.com, timnya menyebut, justru Kemendikbud Anies Baswedan yang menyelamatkan Salah Hitung Tunjangan Pendidikan Guru Rp23 Triliun.

Alasan pertama, Tunjangan Profesi Guru itu bukan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kedua, tunjangan itu ditransfer langsung dari Kementerian Keuangan kepada pemda, bukan kepada Kemendikbud. Jadi bukan Kemendikbud yang kelebihan, tapi Kementerian Keuangan yang mentransfernya kelebihan, Kemendikbud yang mengingatkan.[ts/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.