Terima Mahar Pilkada, Ketua Nasdem Dicopot, Digantikan oleh Kader PAN

Terima Mahar Pilkada, Ketua Nasdem Dicopot, Digantikan oleh Kader PAN


Pekanbaru (kabarsatu) --Tindakan Zulfan Hafiz yang meminta mahar Pilkada kepada calon wali kota (cawako) Pekanbaru di Pilkada serentak 2017 lalu membuat kariernya sebagai Ketua DPD Nasdem kota setempat jadi kandas. Dia dicopot partai dan digantikan oleh mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN).

Wakil Ketua Bidang Media dan Informasi Publik DPD Nasdem Pekanbaru, Novrizal menyebutkan, pihaknya telah menerima SK penggantian ketua DPD Nasdem Pekanbaru dari Zulfan Hafiz (ZH) ke Amran Tambi dari DPP, pada pekan lalu. Dengan demikian dalam waktu dekat Tambi akan dilantik.

"Kalau untuk tingkat keadministrasian partai sudah selesai, SK-nya pun sudah kami terima. Saat ini sedang penguatan di internal dahulu. Dalam waktu dekat kami sampaikan kapan waktu pelantikan Ketua yang baru," sebut Novrizal sebagaimana dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Kamis (8/6).

Novrizal pun membenarkan pergantian Zulfan Hafiz sebagai Ketua DPD Nasdem Pekanbaru karena menerima mahar dalam Pilkada Pekanbaru beberapa waktu lalu. "Kalau untuk mahar inikan bukan masalah hukum, tapi lebih banyak ke ranah politiknya. Namun karena ini sudah ada saksi, ada yang langsung merasakan dan hadir di sana untuk pembenarannya bisa dikatakan demikian," jelasnya.

Namun menurut Novrial terkait mahar tersebut bukan menjadi alasan utama. Melainkan akumulasi dari beberapa persolan lain. Seperti kinerja kepartaian yang belum maksimal dan beberapa alasan lainnya. "Jadi ada akumulasi permasalahan dan kemudian DPP melakukan penyegaran kepengurusan untuk kebaikan dan kemajuan partai," terangnya.

Sementara itu, Amran Tambi belum berani memberikan komentar terkait rencana pelantikannya sebagia Ketua DPD Partai Nasdem Pekanbaru. Begitu juga ketika ditanya tentang status dirinya di Partai Amat Nasional (PAN), tempat dirinya bernaung sebelumnya Tambi juga enggan menjawab. [jpos/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.