Politisi PDIP Penulis "Aku Bangga Jadi Anak PKI" Minta Jokowi Akui Keberadaan PKI

Politisi PDIP Penulis "Aku Bangga Jadi Anak PKI" Minta Jokowi Akui Keberadaan PKI
Penuli buku "Aku Bangga Jadi Anak PKI" Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning Proletariyati
Politisi PDIP Ribka Tjiptaning Proletariyati Penuli buku "Aku Bangga Jadi Anak PKI"


Jakarta, Kabarsatu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus meluruskan tentang sejarah Partai Komunis Indonesia (PKI) terhadap generasi bangsa saat ini.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning Proletariyati terkait batalnya Presiden Jokowi meminta maaf kepada keluarga PKI dalam pidato  sidang tahunan MPR, DPR, dan DPD pada Jumat (14/8/2015) lalu.

"Sebetulnya ini hanya problem penguasa yang tidak pernah melakukan pelurusan sejarah. Padahal kalau negara luar, apapun masa kelamnya pasti diungkap secara terang benderang," kata Ribka di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2015).

Penuli buku "Aku Bangga Jadi Anak PKI" ini pun juga menjelaskan bahwa PKI pernah menjadi kekuatan besar dengan partai urutan ke-4 pada masa itu. Jadi, menurut Ribka, tak salah bila PKI mendapat pengakuan.

"Mau jelek atau baik harus disebarkan, ingat PKI partai besar nomor empat. Dan saya lihat kini banyak anak muda yang suka dengan pemimpin kiri, tentunya ini akibat mereka bertanya-tanya dengan PKI," ungkapnya.[teropong/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.