Hanura: Jika KPK betul bersih dan jujur kenapa takut di Audit BPK?

Hanura: Jika KPK betul bersih dan jujur kenapa takut di Audit BPK?
Sekretaris Fraksi Hanura, Dadang Rusdiana
Sekretaris Fraksi Hanura, Dadang Rusdiana


JAKARTA, Kabarsatu --Sekretaris Fraksi Hanura, Dadang Rusdiana meminta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak perlu takut menghadapi audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). KPK juga diharapkan kooperatif terhadap proses audit investigasi yang di minta oleh Pansus Angket KPK.

Menurut Dadang, bila KPK melakukan perlawanan dengan menolak audit investigasi tersebut, maka akan menimbulkan pertanyaan bagi publik. Sebab, jika melakukan penolakan maka berlawanan dengan slogan KPK 'berani jujur hebat'. Menurut dia KPK harus bisa melakukan slogan dengan baik.

"Ya kalau gak ada masalah kenapa takut. Justru kalau tanggapannya berlebihan akan muncul tanda tanya besar. Anggap biasa saja," kata Dadang kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (30/6/2017).

Selain itu, Dadang menilai, langkah Pansus Angket KPK yang meminta audit investigasi KPK sudah tepat. Pasalnya, audit BPK sendiri pada tahun 2015 menyatakan ada dugaan indikasi kerugian negara, sehingga hal tersebut harus di ungkap.

"Tentunya meminta audit investigasi termasuk kewenangan Pansus. Itu sah-sah saja. Itu sejalan dengan apa yang dibicarakan oleh pengusul hak angket, bahwa ada problem tata kelola keuangan di KPK yang perlu dilakukan perbaikan," jelasnya.

Pansus Angket KPK telah mulai melakukan kegiatannya. Beberapa hari lalu sudah melayangkan pemanggilan terhadap Miryam S Haryani. Namun pihak KPK belum memberikan izin. Rencananya Pansus Angket KPK akan melayangkan pemanggilan ke dua pada pekan depan. Seiring dengan itu mulai ada keinginan dilakukannya audit investigasi BPK terhadap KPK.[ts/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.