Akun Chico Hakim Dilaporkan karena Tebar Fitnah untuk Anies Baswedan

Akun Chico Hakim Dilaporkan karena Tebar Fitnah untuk Anies Baswedan


SEMANGGI, Kabarsatu -- Calon Gubernur DKI nomor urut tiga Anies Baswedan melaporkan pemilik akun Twitter @chicohakim ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2017).‎

Hal ini dilakukan karena akun tersebut diduga melakukan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media sosial terhadap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu.‎

Laporan itu diterima polisi dengan nomor LP/1059/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 Maret 2017.

Melalui pengacara Anies, Yupen Hadi menjelaskan banyak tudingan fitnah yang dialamatkan ke kliennya melalui cuitan di akun @chicohakim.

Salah satunya berbunyi, @DonnaLiza9 tuh @aniesbaswedan bini simpenannya sama selingkuhan & bini di amerikanya tuh suruh urus yg bener.

Yupen menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh akun tersebut adalah kejahatan fitnah.
Postingan itu tentu sangat merugikan Anies secara pribadi dan juga sebagai kandidat Gubernur DKI 2017.

"Khawatir, info ini kemudian menjadi asupan yang salah bagi masyarakat luas terutama bagi pemilih di DKI Jakarta. Penyidik silakan cari tahu apa ada motif-motifnya tertentu," kata dia.

‎Namun, dia enggan berspekulasi apakah pelaku merupakan pendukung salah satu paslon Cagub DKI. Yang pasti, pihaknya melaporkan hal ini ke polisi lantaran ada tindak pidana yang dilakukan oleh pemilik akun @chicohakim.

‎"Ini orang punya motif tertentu, punya motif menyakiti, sehingga tidak bisa dibiarkan. Ada atau tidak ada (unsur politik), ini pelanggaran pidana, maka harus diurus secara pidana," kata Yupen.

‎Dalam hal ini, terlapor dijerat dengan Pasal 310 dan 311 KUHP juncto Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Pak Anies Baswedan meminta kami untuk menindak secara hukum. Artinya beliau sudah mempertimbangkan segala aspek, entah itu politik, sosial, atau hukum karena pelapornya adalah beliau," ujar Yupen.‎[tb/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.