ZARA : Kesel, Laporan Ujaran Kebencian Pembunuhan Oleh Nathan Suwanto, Dinyatakan Hilang Oleh Polisi

ZARA : Kesel, Laporan Ujaran Kebencian Pembunuhan Oleh Nathan Suwanto, Dinyatakan Hilang Oleh Polisi


Jakarta (kabarsatu) --Zara  Zettira merasa kesal dan aneh terhadap pihak kepolisian yang menangani laporannya tetang Ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan yang di lontarkan oleh etnis keturunan cina Nathan Suwanto.

Dimana Nathan  melalui akun medsos twitter miliknya baru-baru ini telah melakukan tindakan kejatahan melanggat UU IT dengan secara sadar dan terang-terangan melakukan ujaran kebencian dan mengancam akan membunuh beberapa penjabat pribumi indonesia.

"Antara mau kesel dan ketawa , Saat sy desak tanya kasus yg sy adukan terkait NATHAN SUWANTO, mrk jwb berkas Laporan sy HILANG @adv_supyadi" ungkap Zara.

Nathan mengatakan ujaran kebencian dan akan membunuh “ Fahira Indris,Fadli zon, Fahri Hamzah, Habib Rizieq Shihab,Buni Yani dkk.

“if you knowof a way to crowdfund assasins to kill Fahira Indris,Fadli zon, Fahri Hamzah, Habib Rizieq Shihab,Buni Yani and friends, lemme know” ungkap Nathan melalui akun twitternya 20 april 2017.

Atas adanya twitter ancaman pembunuhan tersebut kemudian setelah di search di google di temukan alamat dari akun @NathanSuwanto HARISMA WISESAWIJAYA dengan alamat Darmo park I Block 32c no 12 Jln Mayjend Songkono kota Surabaya.Maka dikarenakan twitter dari akun @ Nathan Suwanto  tersebut mengandung ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan kemudian pendumas melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur.

Pelaporan tersebut dilakukan pada tanggal 4 mei 2017 lalu.Atas nama “WAHYU SETYA ANDIKA, SH ,MM” jam 12 wib.



Setelah di lakukan pengececkan kembali oleh pihak pendumas soal pelaporan tersebut ternyata jawaban pihak kepolisian sangat mengecewakan.Pihak kepolisian menyatakan laporan tersebut telah hilang .

Ada yang aneh dengan kejadian ini.Kenapa bisa hilang?. Apakah karena pihak terkapor adalah etnis keturunan yang saat ini mendapatkan perlakukan istimewa dari aparat ke polisian.Sehingga laporan tersebut tidak dianggap perlu ditanggapi dan di tindak lanjuti secara hukum.

Tapi kenapa jika yang melakukannya adalah pribumi terhadap pihak etnis cina polisi begitu cepat bergerak dan menangkap mereka.?Lihat perlakukan yang dialami oleh Ki Gendeng Pamungkas. Dianggap melakukan ujuran kebencian terhadap etnis cina Ki Gendeng lansung diciduk dan ditahan aparat kepolisian.



 Cek link di sini : https://news.detik.com/berita/d-3497226/polisi-ki-gendeng-ditangkap-terkait-ujaran-kebencian-di-medsos

Apa perbedaan Ki Gendeng dengan Nathan. Bukankah mereka sama-sama melakukan ujaran kebencian di medsos.Ada apa dengan aparat kepolisian bangsa ini..?[zr/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.