Terbongkar, Miris,, Semua Tahanan Terkait “MAKAR” Tidak Boleh Sholat Jum’at?

 Terbongkar, Miris,, Semua Tahanan Terkait “MAKAR” Tidak Boleh Sholat Jum’at?


Jakarta (kabarsatu) --Sejumlah perwakilan dari Presidium Alumni Aksi Bela Islam 2 Desember atau Aksi 212 diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM). Massa meminta lembaga yang menangani persoalan HAM itu melakukan investigasi terkait dugaan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis.

Diskriminasi oleh aparat kepolisian terhadap umat islam dan Ulama semakin hari semakin mengkuatirkan bangsa kita.

Berdasarkan pengakuan salah satu aktivis  Criminal & Media Observer  MPI PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya.Setelah mengikuti pertemuan dengan Komnas HAM yang diselenggarakan bersama Ulama dan alumni 212 pada hari jum’at 19/05/2017.

Mustofa Nahrawardaya memberikan pernyataan melalui akun twitternnya bahwa ternyata semua tahanan umat islam yang terkait dengan tuduhan aksi makar tidak di perbolehkan untuk melaksanakan sholat jum’at.

“TERBONGKAR, semua tahanan terkait "makar" gak boleh shalat Jumat. Segitunya ya.” Ungkapnya melalui akun twitter miliknya

Berikut postingan lengkap Mustofa Nahrawardaya melalui akunnya:


Berikut tanggap umat islam terhadap perlakukan keji tersebut.

"INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN" @JcSiRait

"Aparat Negara melakukan Pelanggaran terhadap Pancasila dan UUD 45.. 😐 👎 Beri Sanksi.."@BontJiee7

"Mereka benar benar musuh islam" @Andirac88156352

"rezim zionist yahudi" @orangpi90219876





Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.