Sebut Ulama Menggangu Negara, Letjen Syarwan Hamid: Jokowi Harus Minta Maaf

Sebut Ulama Menggangu Negara, Letjen Syarwan Hamid: Jokowi Harus Minta Maaf


Jakarta (kabarsatu) --Letnan Jenderal (Purn) Syarwan Hamid mengatakan saat ini Pemerintah Indonesia sudah kehilangan kredibilitas yang cukup besar

Solusinya, pertama Pemerintah harus bersikap jujur dalam segala hal yang dilakukannya. Misalnya, dalam proses kebijakan ataupun sebagainya.

"Sepintar apapun pemerintah, apabila tidak berlaku jujur akan susah dipercaya kembali oleh masyarakat," katanya, seperti dikutip dari RMOLJabar, Rabu (17/05).

Mantan Mendagri ini mendorong Presiden Jokowi untuk segera memohon maaf kepada ulama.

"Minta maaf lah pada ulama itu. Karena kemarin yang polisi bilang ulama itu mengganggu stabilitas negara itu darimana? Itu mulutnya Presiden," tegasnya.

Setelah meminta maaf dengan tulus dan ikhlas kepada ulama. Barulah berdialog dengan ulama.

"Jangan berbasa basi. Kalau dia tidak jujur akan ada kata-kata yang lain keluar," katanya. [ml/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.