Memprovokasi dengan Kalimat Memecah Belah Persatuan, Boni Hargens DIHAJAR Puspen TNI

Memprovokasi dengan Kalimat Memecah Belah Persatuan, Boni Hargens DIHAJAR Puspen TNI


Jakarta (kabarsatu) --Melalui akun sosmed twitter miliknya Boni Hargens mengeluarkan sebuah pernyataan yang tidak pantas.Cuitan yang dilakukan oleh Boni Hargens sangat berpotensi merusak dan memecah belah persatuan dengan kalimat adu-domba kebencian terhadap golongan.

Dan arah pernyataan itu diduga ditujukan kepada umat islam indonesia.Cuitan itu di lontarkan dalam hal menanggapi teror bom yang terjadi dikawasan Terminal Kampung Melayu (24/05).

Perlu kita ketahui bahwa Boni Hargens adalah sebagai anggota Dewan Pengawas Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang juga merupakan pendukung militan Ahoker dan Presiden Jokowi.

Akibat pernyataan Boni Hargens  yang dinilai sangat exstrem dan membahahayakan persatuan bangsa. Boni Hargens akhirnya kena batunya. Boni Hargens Mendapat peringatan dan teguran keras dari PUSPEN TNI.

Berikut Pringatan keras PUSPEN TNI kepada Ahoker Boni Hargens.

@bonihargens
"Negeri bom" yg lu mau perjuangkan? Habis bom,obor? Come on...Pancasila is the best! Jgn jadikn negeri ini ladang bom spt Suriah!!!” ungkap Boni Hargens melalui akun twitternya.

Cuitan itu Lansung di mendapat peringatan keras dari PUSPEN TNI.

“@bonihargens kalimat Anda spt bom yg menghancurkn persatuan. Ayolah bijak berkomentar.”  Peringatan keras  dari PUSPEN TNI


Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.