HTI Akan Dibubarkan, Romo Syafii Teringat Masa Penjajahan

 HTI Akan Dibubarkan, Romo Syafii Teringat Masa Penjajahan


Jakarta (kabarsatu) - Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengatakan bahwa pembubaran ormas Islam saat ini mengingatkan dirinya kepada para penjajah dahulu. Di mana Islam sangat ditekan oleh penjajah.

“Ini sedang terjadi euforia di masa penjajahan dulu, di mana pada waktu itu umat Islam ini dianggap satu pantas untuk ditindas, dikuasai, jangna punya kesempatan apapun lagi di bidang politik dan pemerintahan. Itu yang melaukanya adalah penjajah yang notabene penjajah itu beragama Kristen,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (10/05).

“Kayaknya sekarang euphoria itu muncul lagi. Maka mereka menganggap, yang melakukan perlawanan terhadap mereka, sama seperti pahlawan kita dulu. Yang dicap sebagai ekstrimis, yang dicap sebagai teroris oleh penjajah,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan kepada pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan pembubaran ormas Islam. Jika dengan alasan anti pancasila, pria akrab dengan sapaan Romo ini mempertanyakan pancasila yang mana.

“Dianggap mengancam pancasila, mengancam kesatuan dan persatuan. Pertanyaanya, persatuan dan kesatuan siapa? Pancasialnya yng mana? Karena pancasila yang ada hari ini justru hasil kerja umat Islam. Jadi jangan putar balik fakta,” tegasnya.

Ia juga menghimbau jangan sampai perilaku para penjajah dahulu kembali dilakukan pada saat ini. Yaitu mencurigai semua gerakan Islam. Ia juga mengingatkan bahwa penjajah dahulu hancur karena memerangi umat Islam.

“Tolong jangan diulangi masa penjajahan, karena kalau itu diulang, maka akan mengalami nasib yang sama seperti yang dialami penjajah di negeri ini. Mereka akan diperangi, dan mereka akan dipastikan hancur,” tuturnya.

Rezim hari ini, lanjutnya, sudah mulai memposisikan diri sebarisan dengan kaum radikal, dan intoleran. “Yakni merka yang sama keyakinanya dengan penjajah Indonesia yang berlangsung berabad abad lamanya,” tandasnya.[kib/ART]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.