Gubernur Sumbar : Sumbar Tidak Butuh Lilin, Sumbar Butuh Pelita Cahaya Para Ulama

Gubernur Sumbar : Sumbar Tidak Butuh Lilin, Sumbar Butuh Pelita Cahaya Para Ulama
Gubernur sumbar Bapak Irwan Prayitno
Gubernur sumbar Bapak Irwan Prayitno 


Padang (kabarsatu) --Pendukung Ahok sangat terpukul dengan dengan di Vonis 2 tahun penjara (09/05) yang di jatuhkan hakim terhadapnya.Kekecewaan itu di tunjukan dan di lampiaskan dengan berbagai cara dilapangan .

Mereka para pendukung Ahok melakukan pawai lilin sebagai mana kebiasaan para non muslim dalam berdoa atau melakukan kegiatan ritual keagamaan non muslim lainnya.Acara itu sendiri disebut dengan kegiatan pawai 1000 lilin untuk Ahok yang gelar kala malam hari di beberapa tempat.

Tidak seperti aksi-aksi yang dilakukan oleh umat islam indonesia dengan jutaan peserta aksi secara damai dan tertib tanpa menggangu dan merusak fasilitas umum.Aksi pendukung Ahok sangat anarkis dan radikal.Mereka tanpa segan merusak dan menghancurkan fasilitas umun yang mereka temui sepanang aksi berlansung.

Dan sehabis para pendukung Ahok menggelar aksi mereka di jalanan. Sampah dan kotoran tertinggal di lokasi yang membuat kotor dan kumuhnya tempat dan fasilitas umum. Bahkan lokasi bekas aksi pawai lilin pendukung Ahok sangat membahayakan bagi pengguna kendaraan roda dua.Hal itu disebabkan bekas kotoran lilin yang tertinggal mengakibatkan jalanan jadi licin. Banyak korban kecelakaan kendaraan roda dua akibat licinnya jalan bekas pawai lilin tersebut.



Masyarakat kota padang memang tidak menyukai dan melarang kegiatan sia-sia nan mubazir pendukung Ahok tersebut.Menurut warga kota padang kegiatan tersebut justru melukai hati warga kota padang dan umat islam.Sebab Ahok bukanlah manusia baik-baik seperti yang mereka gembar gemborkan ,tetapi adalah penjahat penistaan agama islam yang Pantas dan harus di hukum berat.

Sehubungan dengan tidak adanya kegiatan pawai lilin dikota padang Gubernur sumbar Bapak Irwan Prayitno melalui twitternya dengan tegas mengatakan.Bahwa warga sumatera barat tidak membutuhkan acara-acara lilin-lilinan.Tetapi yang sangat di butuhkan oleh warga sumatera barat adalah pelita cahaya para ulama untuk menerangi cahaya kegelapan.

“Banyak yg mention dgn tagar #SumbarTidakButuhLilin , saya tambahkan #SumbarButuhPelitaUlama krn ulama lah yg tunjukkan cahaya dari kegelapan”Ungkap bapak Irwan Prayitno


"Siap. Benih toleransi akan tetap dijaga di Sumbar. Tidak boleh ada yg membawa benih perpecahan dari luar, kesini" lanjutnya

Alahamdulillah sangat menyejukan sekali apa yang di ucapkan oleh bapak Irwan Prayitno  selaku Gubernur  Sumbar  dengan adatnya  yang sangat terkenal “adat basandi sarak.Sarak basandi kitabullah”.[Uda Roni/ART]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.