Demonstran Tambang Kibarkan Spanduk PKI, HMI Banyuwangi Geruduk Mapolres

Demonstran Tambang Kibarkan Spanduk PKI, HMI Banyuwangi Geruduk Mapolres
Bendera PKI
Ilustrasi


Banyuwangi (kabarsatu)  – HMI Cabang Banyuwangi melakukan aksi turun ke jalan dan menyuarakan aspirasinya di depan Mapolres Banyuwangi, pada Rabu (9/5).

HMI Cabang Banyuwangi meminta agar Kasat Reskrim segera menyeleseikan proses hukum pelaku demonstran tambang yang membawa spanduk berlambangkan palu arit atau PKI.

Dalam orasinya, Ketua Umum HMI Cabang Banyuwangi Robet Sihab menyatakan bahwa komunisme masih merupakan musuh negara dan ideologi terlarang yang dituangkan dalam Tap MPRS no 25 tahun 1966. Maka dari itu, ujar Robet, HMI sebagai organisasi kemahasiswaan siap menjadi garda terdepan untuk memerangi faham komunisme.

Menurut Robet, dalam fase perjuangan HMI di tahun 1963 – 1965 masih membekas di hati para kader HMI upaya PKI yang saat itu dibawah kepemimpinan D.N Aidit menginginkan agar HMI dibubarkan dengan berbagai cara apapun. Bahkan, tambah Robet, berbagai propaganda dilakukan oleh PKI kala itu

“Karena HMI merupakan organisasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, PKI tidak segan untuk membubarkannya. Bagi PKI, HMI dinilai menghalangi agenda politiknya untuk menjadikan negara indonesia sebagai negara komunis,”ujar Robet.

Aksi HMI Cabang Banyuwangi itu disambut oleh Wakapolres Kompol. Dony Setyawan Handakha, SIk. Saat diterima di dalam ruangan Wakapolres, Robet meminta agar Polres bisa bersikap tegas menindak siapapun unsur-unsur yang berupaya menyebarkan paham komunisme di Banyuwangi.

“Fakta sejarah mengatakan sudah banyak korban dari kalangan kelompok agama dibunuh oleh kekejaman PKI. Dari itu, kami meminta pada Polres Banyuwangi untuk segera menangkap pelaku yang membawa spanduk berlogo PKI,”tuturnya.

Sementara itu, dalam keterangannya di depan kalangan aktivis HMI, Wakapolres Dony mengatakan sangat mendukung aksi turun jalan teman-teman HMI banyuwangi dan aparat kepolisian siap untuk melakukan penghapusan dan pemberantasan Paham komunisme di Banyuwangi karena ini sebagai musuh negara.

“Untuk pelaku demonstran tambang yang membawa spanduk logo PKI, saat ini sedang diproses oleh Reskrim dan diharapkan HMI bersama Polres Banyuwangi dapat bersinergi untuk menghapus paham PKI di Banyuwangi,”ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aksi Ahmad Novrizal mengatakan aksi ini akan dilanjut di lampu merah patung kuda dengan teatrikal dan orasi – orasi yang mempublikasikan kepada masyarakat akan bangkitnya komunis di Banyuwangi.

“Ketika PKI dibiarkan begitu saja di Banyuwangi, maka paham itu akan meracuni pola pemikiran masyarakat dan pemuda. Dari itu hanya ada satu kata, lawan!,”tegasnya.[zone1/ART]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.