Boomingkan Kasus e-KTP Untuk Alihkan Isu Kasus BLBI, Ini Alasannya..

 Boomingkan Kasus e-KTP Untuk Alihkan Isu Kasus BLBI, Ini Alasannya..


Jakarta (kabarsatu)  - Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak tersandera kepentingan politik.

Demikian disampaikan Pangi saat menanggapi disebut-sebutnya nama ketua KPK Agus Rahardjo dalam kasus e-KTP sebagaimana pernah diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.

"Agus pun akan disandera kan, karena kalau rekomendasi dia, dia yang awasi juga (di LKPP) kok bisa begitu (temuan korupsi oleh KPK)," kata Pangi saat dihubungi di Jakarta, Rabu (17/05/2017).

Seharusnya, sambung dia, tidak ada temuan korupsi dalam proyek e-KTP, karena proyek pemerintah tersebut juga diawasi oleh KPK.

"Begitu pengurus (pimpinan KPK) berganti, kok ceritanya sudah beda. Semua orang sudah paham gimana tindakan koruptif yang sebetulnya melibatkan banyak orang, cuma tidak sampai disitu, ada kondisi yang menginginkan menambah bargaining politik sandera-menyandera. Ada kepentingan lain yang menempel diproses e-KTP ini," sindirnya.

Menurutnya, kasus korupsi e-KTP lebih kecil ketimbang kasus korupsi BLBI. Tapi yang jadi pertanyaan, kata dia, kenapa justru kasus e-KTP yang lebih ramai dibicarakan.

"Yang saya tahu bahwa e-KTP ini kan tidak sebesar BLBI. BLBI lebih mengerikan. Cuma follow up, booming di media adalah e-KTP, e-KTP betul-betul masif, sangat santer kedengarannya, luar biasa, dan menyandera banyak politisi dan pejabat tinggi negara lainnya," ujar dia.[ts/fatur]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.