Arek Suroboyo : Teriak “Bhineka Tunggal Ika” bikin tembok tinggi ,tetangga kiri kanan nggak kenal, nggak saling sapa

Arek Suroboyo : Teriak “Bhineka Tunggal Ika”  bikin tembok tinggi ,tetangga kiri kanan nggak kenal, nggak saling sapa


Surabaya (kabarsatu) --Komen rasa rujak cingur pedas, nendang bangettt. Gaya arek suroboyo gini ini.Menurut Arek Soroboyo ini Pendukung Ahok selalu koar-koar sok cinta NKRI harga mati,Sok ngomong NKRI dan Kebhinekaan Tunggal Ika.
Padahal mereka sendiri jauh dari rasa kebersamaan dan kebinekaan yang selalu mereka jadikan modus untuk membododi rakyat indonesia.

Mereka para pendukung Ahok ini selalu hidup terkotak-kotak sesuai dengan baju yang mereka pakai oleh kaum kotak-kota.Kebanyakan mereka hidup menyendiri sesuai dengan kelompok mereka dan jarang menyatu serta berbaur dengan masyarakat sekitar lingkungan mereka tinggal.

Entah kenapa tetapi inilah fakta yang terjadi dan sifat mereka umumnya.Ada juga dari mereka yang nasionalisme dan berbaur dengan masyarakt sekitarnya tetapi itu hanya sebagian kecil saja dari mereka.Menurut Arek Soroboyo ini mereka umumnya membuat ruma mewah dengan tembok yang tinggi-tinggi dan umumnya mereka tidak saling kenal dengan tetangga sekitarnya di kiri-kanan rumah mereka.

Tidak saling tegur  sapa dengan tetangga sekitarnya.Dindang kerja bakti lingkungan RT jarang mau ikut bersama warga sekitarnya.

Begini tendangan makyooss arek Suroboyo tersebut:

Bagi yang roaming, gini nih terjemahannya:

"Ngomong NKRI, Bhineka Tunggal Ika, bikin rumah megah, temboknya tinggi-tinggi, sama tetangga kiri kanan nggak kenal, nggak saling sapa....kerja bakti nggak muncul, diundang kegiatan RT susah banget ditemui, diketuk rumahnya yang keluar cuma pembantu, kalo gak gitu ya digonggongin ama anjingnya.

Gitu ngomong NKRI harga mati?

JIDAT looo...."[pi/ART]
Sign out
Baca Juga ×
Diberdayakan oleh Blogger.